Apakah Anak-anak Lebih Berisiko terhadap Radiasi Hnadphone? Ini Penjelasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap radiasi handphone dibandingkan orang dewasa karena beberapa faktor anatomis dan fisiologis. Mereka memilakan jaringan yang lebih tipis dan berkembang, sehingga menyerap radiasi frekuensi radio (RF) lebih banyak. Selain itu, anak-anak memiliki masa hidup yang lebih panjang, berarti total paparan radiasi seumur hidup mereka jauh lebih lama dibanding generasi sebelumnya.
International Agency for Research on Cancer (IARC) telah mengklasifikasikan radiasi frekuensi radio sebagai "mungkin karsinogenik bagi manusia" (Grup 2B). Meskipun studi besar seperti INTERPHONE belum memberikan bukti langsung hubungan antara penggunaan ponsel dan kanker otak, para ahli merekomendasikan prinsip kehati-hatian khususnya pada anak-anak.
Beberapa risiko yang dikaitkan dengan penggunaan HP berlebihan pada anak meliputi gangguan tidur, sakit kepala, dan potensi gangguan penglihatan. Untuk meminimalkan risiko, para pakar menyarankan orang tua membatasi durasi penggunaan gawai, menggunakan ponsel dalam mode pesawat saat tidak diperlukan, dan mendorong aktivitas offline yang sehat.
Bagikan
Berita terkait
Fakta Radiasi Handphone dan Dampaknya bagi Kesehatan: Mitos vs Realitas Medis
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.42
Kemenkes ambil langkah komprehensif cegah dampak karhutla pada lansia
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 22.33
13 Dampak Kurang Makan Sayur untuk Kesehatan
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.30
Ini Minuman Setelah Makan Malam Terbaik untuk Cegah Peradangan Kronis
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.06