Faktor-Faktor Penyebab Stunting di Bantul, Paparan Rokok Paling Dominan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, DIY, mengidentifikasi paparan asap rokok di lingkungan keluarga sebagai faktor dominan penyebab stunting pada anak. Temuan ini muncul dari forum Rembug Stunting yang diinisiasi Dinkes Bantul untuk memetakan akar masalah gizi buruk balita.
Berdasarkan pendataan kabupaten, sebanyak 61,9 persen balita stunting berasal dari keluarga yang memiliki anggota perokok. Kepala Dinkes Bantul Agus Tri Widiyantara menegaskan bahwa keberadaan perokok dalam rumah tangga menjadi determinan utama dalam data kasus stunting di wilayahnya.
Selain paparan rokok, stunting di Bantul juga dipengaruhi beberapa faktor lain, antara lain kondisi ekonomi keluarga miskin, pola pengasuhan campuran, panjang badan lahir kurang dari 48 sentimeter, berat badan lahir rendah, tidak dilakukannya inisiasi menyusu dini, kurangnya pemberian ASI eksklusif, serta adanya penyakit penyerta pada anak.
Bagikan
Berita terkait
MBG Ditegaskan Tetap Lanjut, Ini Kata Prabowo
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.45
Masih Banyak yang Konsumsi Kental Manis Dinilai Bukti Kegagalan Pemerintah Melindungi Kesehatan Anak
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 17.50
Ketua MPR Sebut MBG Investasi Bangsa, Soroti Anak Berangkat Sekolah belum Sarapan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 09.34
Legislator NasDem Dukung Prabowo Teruskan MBG tapi Perbaiki Tata Kelola SDM
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.30