Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Fenomena Baru Korsel, Ramai Anak Muda Susah Cari Kerja-Ngungsi ke Sini

Fenomena baru terjadi di Korea Selatan: semakin banyak anak muda yang memilih bekerja di Jepang karena sulitnya mendapat pekerjaan di dalam negeri. Jepang yang menghadapi krisis tenaga kerja akibat populasi menua aktif merekrut lulusan baru asal Korsel untuk posisi profesional. Pengusaha Jepang Moe Kasugai mendirikan startup KOREC pada 2019 untuk mempertemukan pencari kerja Korea dengan perusahaan Jepang, dan bulan lalu menggelar bursa kerja di Seoul yang dihadiri lebih dari 100 pencari kerja.

Kondisi pasar tenaga kerja kedua negara sangat berbeda. Di Korsel, perusahaan besar seperti Samsung lebih banyak merekrut pekerja berpengalaman, sehingga tingkat pengangguran usia muda mencapai 7% pada Juni 2026. Sebaliknya, Jepang kekurangan tenaga kerja dengan tingkat pengangguran hanya sekitar 2,5%. Data Human Resources Development Service of Korea menunjukkan 2.257 warga muda Korsel mendapat pekerjaan di Jepang sepanjang 2025, melonjak 47% dibanding 2024, menjadikan Jepang tujuan utama bekerja di luar negeri, sementara jumlah yang bekerja di AS turun 29%.

Perusahaan Jepang menyukai kandidat Korea karena kemampuan bahasa Jepang dan adaptasi budaya yang baik. Namun muncul tantangan: budaya kerja Korea yang terbiasa berpindah pekerjaan berbeda dengan budaya loyalitas jangka panjang Jepang. Meski begitu, generasi muda Jepang juga mulai lebih sering berpindah kerja, sehingga perusahaan diperkirakan semakin terbuka. Kasugai berharap tren ini juga mempererat hubungan kedua negara yang kerap diwarnai ketegangan sejarah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait