Fenomena Erupsi Gunung Api Muncul Bersamaan, ESDM Ungkap Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian ESDM menjelaskan erupsi bersamaan beberapa gunung api di Indonesia tidak disebabkan satu sumber magma. Fenomena ini terjadi karena Indonesia berada di zona tektonik aktif dengan banyak gunung api. Setiap gunung memiliki sistem magma dan karakter aktivitas berbeda, sehingga tidak ada bukti erupsi satu gunung memicu erupsi lain. 11 gunung api aktif dicatat pada 2026, termasuk Anak Krakatau (243 kali), Semeru (20.326 kali), dan Ibu (25.556 kali). Pemantauan intensif dilakukan karena risiko lahar dan longsoran vulkanik meningkat akibat hujan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 16.23
Ahli Kebencanaan: Aktivitas Gunung Api Bersamaan Tak Otomatis Indonesia Masuk Fase Erupsi Nasional
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 07.08
Ahli Bantah Erupsi Gunung Berapi Hasil Rekayasa Teknologi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 10.50
Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tidak Terdeteksi Pagi Ini
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.06
Daftar Gunung Erupsi Hari Ini, Ibu di Halmahera hingga Semeru di Jatim
Berita terkait
Penjelasan Pakar UGM Soal Gunung yang Erupsi Bersamaan
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 17.00
Pakar Ungkap Penyebab 6 Gunung Api Meletus Bersamaan
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.53
11 Gunung Api di RI Erupsi Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.40
Gunung Ibu Halmahera dan Lewotolok NTT Erupsi Berkali-kali Hari Ini
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 12.42