Fenomena Melukat di Bali: Tren Wellness Tourism dan Transformasi Spiritual Generasi Muda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ritual melukat di Bali mengalami transformasi dari fungsi religius menjadi tren wellness tourism yang diminati generasi muda urban. Dr. Ivanovich Agusta dari IPB University menjelaskan bahwa melukat kini menjadi sarana mencari ketenangan batin dan pengalaman spiritual, sekaligus respons atas tekanan hidup modern yang cepat dan kompetitif. Wisatawan kontemporer lebih mengutamakan pengalaman personal transformatif daripada sekadar keindahan visual destinasi. Media sosial memainkan peran krusial melalui visual estetik yang menciptakan social proof dan FOMO, namun pengalaman reflektif tetap dapat diperoleh meski awalnya hanya untuk tren. Pentingnya menjaga keseimbangan antara pariwisata dan kesakralan tradisi menekankan pada edukasi agar pendatang memahami makna ritual dan menghormati tata cara adat.
Bagikan
Berita terkait
Instagram Bikin Profil Makin Fleksibel, Foto yang Menandai Anda Kini Bisa Masuk Grid
JawaPos · 12 September 2026 pukul 22.46
Cara Membuat Foto Jadul 1980-an dengan ChatGPT yang Sedang Tren
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 21.02
The Virgin Lakukan Cara Ini Agar Tidak Ketinggalan Zaman
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 19.20
Pembelajaran Lapangan: Mengubah Inspirasi Menjadi Inovasi Desa Wisata
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 17.47