Folk Me Up IV Tutup Proyek Monumen Ingatan, Musik Jadi Ruang Merawat Memori Kota Semarang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Folk Me Up IV, gelaran musik folk yang diselenggarakan oleh Hysteria Artlab, menjadi penutup rangkaian Proyek Monumen Ingatan: Risalah Kota di Semarang. Acara ini mengusung tema "Kawan Lama" dan berlangsung di EDMUND Coffee and Meals pada 30 Juli. Tujuannya adalah merawat ingatan kolektif tentang sejarah Kota Semarang yang memudar, terutama terkait dengan Bong Pay, salah satu objek diduga cagar budaya.
Selain pertunjukan musik, proyek ini mencakup berbagai kegiatan seperti riset, diskusi, pemutaran film dokumenter, pameran seni, lokakarya hanzi, dan memasak bersama. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk membuka kembali percakapan tentang jejak sejarah yang terlupakan di tengah laju modernisasi kota.
Tiga penampil, yaitu Pito Doannesta, Swaranabya, dan Biscuitime, membawakan repertoar yang mengajak penonton menengok kembali kenangan. Swaranabya, misalnya, menampilkan lagu-lagu seperti "Ibu adalah Laut" dan "Bangun Tengah Malam," yang merupakan musikalisasi puisi tentang kegelisahan terhadap ingatan dan waktu. Para musisi menilai acara ini sebagai ruang pertemuan lintas komunitas bagi seniman, peneliti, dan pegiat budaya.
Bagikan
Berita terkait
Bayi Laki-laki Dikerubungi Semut di Kebun di Semarang: Dada Memar, Bibir Luka
kumparan · 29 September 2026 pukul 20.51
Penemuan Bayi Laki-laki Bikin Warga Semarang Geger
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 20.10
Warga Semarang Kena Tipu Rp 380 Juta, Modus Dijanjikan Anak Masuk UI
kumparan · 29 September 2026 pukul 14.54
BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat, Bantu Cegah Penipuan Transaksi Perbankan
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 13.17