Freeport Bakal Mulai Produksikan Tambang Bawah Tanah Baru di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Freeport Indonesia (PTFI) mengembangkan proyek tambang bawah tanah Kucing Liar di kawasan mineral Grasberg, Tembagapura, Papua Tengah. Proyek ini menjadi strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan produksi tembaga dan emas perusahaan. Pengembangan tambang telah berlangsung sejak 2022 dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.
Investasi yang telah dikeluarkan hingga 30 Juni 2026 mencapai US$1,4 miliar atau sekitar Rp25 triliun. Perusahaan memperkirakan membutuhkan investasi tambahan sekitar US$4 miliar (Rp71,69 triliun) hingga 2033. Produksi tambang ditargetkan mulai meningkat (ramp-up) sekitar 2030 dengan kapasitas desain 130.000 metrik ton bijih per hari. Saat beroperasi penuh, Kucing Liar diproyeksikan memproduksi rata-rata 750 juta pon tembaga dan 735.000 ons emas per tahun.
Bagikan
Berita terkait
Bos Freeport Ramal Produksi Tembus 124 Ribu Ton Bijih di Akhir 2026
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.55
Freeport Proyeksi Setoran ke Negara Tembus Rp 40 Triliun
Detik.com · 15 September 2026 pukul 22.25
Produksi Tambang Freeport Naik Bertahap, Pulih Penuh 2028
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 21.22
Bos Freeport Beberkan Proyek Tambang Masa Depan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.35