Fundamental Ekonomi RI Masih Solid, Ekonom BNI Bongkar Alasannya
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fundamental ekonomi Indonesia tetap solid dengan pertumbuhan GDP 5,29% YoY pada KQII-2026, di atas rata-rata negara berkembang (3%). Pertumbuhan didukung oleh belanja pemerintah 16% YoY, investasi riil hampir 7% (terkonsentrasi di konstruksi), serta pemulihan sektor manufaktur seperti tekstil, alas kaki, kayu, dan furnitur melalui ekspor. Perlambatan dari KQI disebabkan pergeseran aktivitas lebaran dan liburan ke KQI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.45
Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh di Atas 5%, Ada Syaratnya
Berita terkait
Video: Saingi Ekonomi Vietnam Cs, RI Wajib Jaga Kepercayaan Investor
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.39
Belanja Pemerintah Melonjak 18,62%, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.40
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29%, Saiq Iqbal Soroti Sektor Manufaktur
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.30
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan: Tantangan Indonesia Membangun Ekonomi yang Adil
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.30