Gapki Ungkap Perubahan di Industri Sawit: Hak Perempuan Pekerja Kini Makin Dijamin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri kelapa sawit di Indonesia semakin mengutamakan perlindungan dan pemenuhan hak perempuan pekerja sebagai bagian upaya mewujudkan industri yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. Ketua Bidang Kampanye Positif Gapki, Edi Suhardi, menyatakan bahwa prinsip kesetaraan gender telah diintegrasikan dalam regulasi dan sertifikasi seperti ISPO dan RSPO, termasuk melalui penerbitan panduan teknis pengarusutamaan gender di perkebunan sawit.
Mayoritas perusahaan sawit nasional kini telah membentuk komite gender, menyusun SOP tentang kesetaraan gender, dan menyediakan saluran pelaporan anonim untuk perempuan melaporkan kasus diskriminasi atau pelanggaran hak. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah melalui BPDP dalam mendukung partisipasi perempuan yang setara di sektor ini.
Mekanisme perlindungan juga dilakukan melalui pengawasan ketat pemerintah dan LSM, sekaligus sosialisasi hak-hak perempuan terkait keselamatan kerja dan ketenagakerjaan. Kasus pembayaran tidak adil kepada perempuan pekerja yang membantu suami kini tidak lagi dilakukan, sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kesetaraan gender di industri.
Bagikan
Berita terkait
GAPKI Ungkap Masih Banyak Informasi Sawit yang Belum Diketahui Masyarakat
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.00
Perkuat Sinergi, GAPKI-Forwatan Bangun Komunikasi Sawit yang Lebih Substantif
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 10.29
Perlindungan Pekerja Berkontribusi Positif pada Produktivitas Industri Sawit
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 12.31
9th Borneo Forum 2026 Soroti Peran Sawit sebagai Penggerak Ekonomi Indonesia
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 19.35