Gas Metana Picu Kebakaran TPA Nangkaleah Tasikmalaya, Api Belum Padam setelah 21 Jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kebakaran di TPA Nangkaleah, Kampung Cioray, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, masih belum padam setelah 21 jam sejak terjadi pada Rabu (26/8) pukul 02.00 WIB. Petugas gabungan termasuk Damkar, BPBD, Batalyon Yonif TP 939 Macan Putih, dan warga setempat masih berusaha memadamkan api di lahan seluas 5 hektare. Kebakaran ini disebabkan oleh gas metana (CH4) yang tinggi akibat tidak adanya penanganan sampah residu sejak tahun 2012. Medan berbatu dan gelap gulita serta kekurangan sumber air di Sungai Cikunteun menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Selain itu, dua petugas Damkar harus dievakuasi karena kelelahan dan sesak napas. Camat Mangunreja Ucu Supriadi menyatakan bahwa seluruh proses penanganan bencana diperkirakan selesai dalam dua pekan ke depan. Warga setempat sempat mencoba memanfaatkan sampah plastik dan mengolah sampah residu menjadi paving block untuk mengurangi emisi gas metana, namun keterbatasan fasilitas seperti sumur bor dan penerangan menghambat upaya tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.53
Kebakaran Dekat Stasiun Karet Jakpus, 22 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Berita terkait
Kebakaran TPA Nangkaleah Tasikmalaya Belum Padam, 1.500 Warga Terdampak Asap
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.25
500 Warga Terdampak, 5 Hektare Lahan di TPA Nangkaleah Tasikmalaya Terbakar
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.54
Kapolda Lampung: Kebakaran di Way Kambas Sudah Berhasil Dipadamkan
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 15.12
Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur Terbakar
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 12.11