Geger "Perang Saudara" Sasar Warga, 25 Orang Dibantai Pakai Parang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setidaknya 25 orang tewas dalam serangan mendadak pada malam hari di sebuah desa di negara bagian Plateau tengah, Nigeria. Para penyerang bergerak dari rumah ke rumah membantai warga menggunakan parang, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Anggota dewan setempat, Lemun Le'an Iliya, mengonfirmasi 23 orang tewas seketika, satu meninggal di rumah sakit, dan satu lagi dilaporkan warga setempat, sehingga total korban mencapai 25 orang.
Insiden ini kembali menyoroti krisis ketidakamanan di negara bagian Plateau, di mana ketegangan antara komunitas petani dan kelompok peternak kerap berubah menjadi kekerasan brutal. Wilayah yang terletak di Sabuk Tengah Nigeria ini memang telah lama dilanda konflik terkait sengketa lahan, hak penggembalaan, dan perebutan sumber daya yang diperparah oleh perpecahan etnis dan agama.
Kepolisian Plateau telah mengerahkan aparat ke lokasi kejadian, namun kelompok lokal Mwaghavul Youth Movement mengecam lambatnya respons pihak berwenang. Juru bicara kelompok tersebut, Tubwot Joël Sunday, menuntut pemerintah segera meninjau ulang sistem keamanan di wilayah tersebut dan tidak lagi memperlakukan pembunuhan berulang terhadap warga tak berdosa sebagai insiden biasa.
Bagikan
Berita terkait
Jerit Warga Manggarai Timur 5 Hari Belum Dapat Bantuan: Kami Sudah Tak Berdaya
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.22
Menteri Kolombia Dihujat Gegara Berlibur Usai Gempa Dahsyat
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 12.37
Perang Saudara Negara Arab, Kuburan Massal Ditemukan
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 21.50
SDN 026 Bojongloa Terseret Sengketa Lahan, Farhan Pastikan 900 Siswa Tetap Sekolah
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.55