Gelombang Panas Laut Ancam Kesehatan Fisik dan Mental Manusia, Ini Kata Studi Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gelombang panas laut (marine heatwaves) kini diakui sebagai ancaman kesehatan manusia, bukan hanya lingkungan. Penelitian dari Adelaide University dan University of Hong Kong menyatakan bahwa suhu laut yang ekstrem memicu badai kuat, ledakan alga berbahaya, dan gangguan kesehatan mental. Contohnya, Penguatan Badai Otis 2023 di Meksiko menghasilkan kerugian US$15 miliar, sementara Topan Doksuri menjangkau lebih dari 2 juta orang di Asia. Di Australia Selatan, ledakan alga setelah gelombang panas laut dikaitkan dengan iritasi pernapasan, asma, dan tingkat eco-anxiety yang tinggi pada masyarakat pesisir. Penelitian ini menekankan pentingnya mitigasi dengan prakiraan suhu laut dalam perencanaan kesehatan serta kerja sama antara ilmuwan kelautan dan manajer sumber daya untuk menanggulangi gelombang panas laut yang semakin sering dan intens akibat pemanasan global.
Bagikan
Berita terkait
Perubahan Besar Terjadi di Laut, Kebakaran dan Badai di Mana-Mana
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.40
Ancaman Bakteri Purba: Benarkah Mencairnya Gletser Memicu Pandemi Baru?
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 23.20
Ilmuwan: Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Proses Puluhan Tahun
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 15.00
Gletser Raksasa di Nepal Runtuh Bagaikan 'Dipotong Pisau'
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 11.00