Ilmuwan: Banjir Dahsyat di Nepal Dipicu Proses Puluhan Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana banjir dahsyat di Nepal dan Tibet disebabkan oleh runtuhnya gletser dan lereng gunung di puncak Langtang Lirung (7.000 meter) di perbatasan kedua negara. Massa es, batu, dan puing menghantam Sungai Lhende Khola, lalu mengalir 22 kilometer dengan kecepatan rata-rata 193 km/jam, mencapai dasar lembah dalam kurang dari tujuh menit. Banjir ini menyapu distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading, menyebabkan puluhan hingga ratusan orang tewas. Permukaan sungai di lembah terdampak naik hingga sembilan meter dalam setengah jam. Bencana serupa pernah terjadi pada Juli 2025, menewaskan sembilan orang akibat banjir Sungai Lhende dan Bhote Koshi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.54
Ironis! Banjir Mematikan Nepal Tak Ada Otoritas yang Memprediksi Tanda-Tanda Sebelum Kejadian
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 10.34
Ancaman Banjir Susulan Mengintai Nepal dan Tibet
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 22.01
184 Turis Asing Dievakuasi Pasca-banjir Bandang Nepal
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 17.52
Pemerintah Nepal evakuasi 184 turis asing pasca banjir bandang
Berita terkait
Banjir Nepal dan Ancaman Perubahan Iklim di Himalaya
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 22.15
Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 13.21
Gambaran Kronologi Banjir Nepal: Es Raksasa Jatuh Bikin "Gempa" M5,2
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 12.45
Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang Usai Banjir Nepal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.53