Gempa di Yogyakarta, KAI Daop 6 Pastikan Perjalanan Aman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi dengan kekuatan 3,6 magnitudo mengguncang Yogyakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 17.20 WIB. Gempa ini berpusat di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akibat gempa tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menyita langkah untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api. Seluruh rangkaian kereta api diberhentikan secara luar biasa (BLB) untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh terhadap prasarana dan sarana, termasuk keandalan jembatan, jalur rel, sarana pendukung, dan kondisi fisik rangkaian kereta. Pemeriksaan selesai pada pukul 17.42 WIB, dan perjalanan kereta api kembali dilanjutkan dengan aman. Sebanyak 20 perjalanan kereta api mengalami penundaan antara 10 hingga 25 menit akibat pemeriksaan ini. Menurut Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, pemeriksaan pasca-gempa merupakan prosedur standar untuk menjaga aspek keselamatan tetap terjaga. Sementara itu, data terbaru menunjukkan bahwa DIY mencatat indeks inklusi keuangan 98,74% dan literasi 76,44% dalam SNLIK 2026, melampaui target nasional RPJMN 2029. Instiper Yogyakarta juga memperluas jangkauan transfer teknologi melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Selain itu, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan ekspansi ke DIY dan Jawa Tengah dengan 10 proyek baru senilai Rp880 miliar mulai tahun 2026.
Bagikan
Berita terkait
Puan Minta Pemerintah Perkuat Penanggulangan Krisis Air di Daerah
Detik.com · 30 September 2026 pukul 15.25
Aceh Waspada Bencana Susulan, Mualem Minta Daerah Siaga
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 17.36
Erupsi Gunung Anak Krakatau, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tetap Aman
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.23
Waduh! BMKG Kekurangan Anggaran Rp2 Triliun untuk 2027
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.16