Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Waduh! BMKG Kekurangan Anggaran Rp2 Triliun untuk 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kebutuhan anggaran untuk 2027 sebesar Rp4,649 triliun, sementara pagu yang dialokasikan pemerintah hanya mencapai Rp2,523 triliun. Hal ini menyebabkan terjadinya backlog anggaran sebesar Rp2,126 triliun. Kekurangan anggaran ini mempengaruhi berbagai kebutuhan operasional, termasuk pemeliharaan peralatan, penguatan sistem informasi, dan kegiatan non-operasional terkait pelayanan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG).

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan hal ini dalam rapat bersama Komisi V DPR RI pada Selasa (1/9/2026). Ia menjelaskan bahwa pagu sebesar Rp2,523 triliun akan dioptimalkan untuk menjaga operasional, memperkuat infrastruktur, memelihara peralatan, serta meningkatkan kualitas informasi dan peringatan dini. Sumber pendanaan terbesar berasal dari Rupiah Murni.

Untuk mengatasi kekurangan, BMKG juga menyiapkan anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp273,89 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur gedung layanan di 20 lokasi, termasuk tiga radar C-Band di Bali, Aceh, dan Padang, serta satu radar maritim X-Band di Manado. Selain itu, pembangunan radar, pengamatan kelautan, satelit, dan sistem peringatan dini banjir pesisir juga direncanakan melalui pinjaman luar negeri.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait