Gempa M 7,1 guncang Kumamoto, layanan Kyushu Shinkansen dihentikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa berkekuatan 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di sebelah barat daya Jepang, menyebabkan layanan kereta cepat Kyushu Shinkansen dihentikan pada hari Rabu. Layanan trem dijadwalkan kembali beroperasi dengan pengurangan kecepatan di Kota Kumamoto, tetapi dapat ditangguhkan jika terjadi gempa susulan yang lebih kuat. Badan Meteorologi Jepang mencatat gempa tersebut berkekuatan 7,1 dan mencapai intensitas 7, tingkat tertinggi pada skalanya, dan memperingatkan masyarakat tentang potensi gempa susulan.
Jaringan transportasi—rel, jalan, dan udara—di prefektur tersebut telah terganggu sejak gempa pada hari Selasa, yang mencapai intensitas maksimum. Ledakan terjadi di mal yang dioperasikan Aeon di Kumamoto, menyebabkan runtuhnya lantai dua dan menjebak puluhan orang. Tim penyelamat, termasuk pemadam kebakaran dan polisi, telah dikerahkan untuk mencari korban dan merawat yang terluka. Otoritas setempat mengkonfirmasi dua wanita meninggal dan satu wanita ditemukan pingsan, sementara sekitar 200 orang dievakuasi sebelum runtuhnya mal.
Laporan tambahan menunjukkan bahwa para ahli menduga gempa disebabkan oleh tekanan pada sesar lama, sebuah pola yang terkait dengan akumulasi tekanan pada sesar yang tidak aktif. Gempa susulan yang sedang berlangsung membuat kewaspadaan tetap diperlukan.
Bagikan
Berita terkait
Gempa NTT, Dapur Umum Kemensos Mulai Beroperasi di Nagekeo
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.30
9 Instansi Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Mulai Besok, Cermati Tahapan Seleksinya
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.28
Paskibraka Tim Indonesia Adil Makmur Siap Bertugas di Upacara Penurunan Bendera
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.25
Neeltje Deliana Jadi Pembawa Baki Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.24