Gempa M7,7 Flores Picu Longsoran Masif di Jalur Trans-Flores
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026 memicu longsoran masif di jalur Trans-Flores (Ende, Nagekeo, Bajawa, Maumere). Longsoran terjadi akibat batuan vulkanik muda, tuf, dan aglomerat yang rapuh serta lereng terjal yang dipotong oleh jalan nasional. Energi seismik besar merusak ikatan tanah, memicu runtuhnya lereng. BMKG mencatat 2.768 gempa susulan. Tidak ada korban jiwa, 19.297 rumah rusak. Jaringan telekomunikasi 7 wilayah kembali normal. Fasilitas kesehatan dan pendidikan memerlukan pemulihan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.55
Update Gempa NTT: 72 Orang Tewas, 608 Jadi Korban di 7 Kabupaten
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.35
Tinjau NTT, Purbaya Jamin Ketersediaan Anggaran Darurat Bencana Rp 5 T
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.52
Data BMKG 19 Agustus 2026, Terjadi 2.768 Gempa Susulan di Flores
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.29
Seskab: Pagi Ini 65 Ton Logistik Diberangkatkan, Total 253 Ton Logistik Bantuan Tiba di NTT
Berita terkait
Gempa Flores Rusak 19.297 Rumah di NTT
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.10
17 Agustus Pagi, Gempa Bumi M 5,8 Kembali Guncang Flores
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 09.03
Pertamina Patra Niaga Bawa Kepedulian dan Energi untuk Warga Flores
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.34
Pertamina Patra Niaga Hadir Terdepan Membawa Energi dan Kepedulian untuk Warga Flores
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 15.15