Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gempa M7,7 Guncang Flores, 200 BTS di NTT Terdampak Gangguan

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Pulau Flores, NTT, pada Sabtu (15/8) pukul 05.58 WITA dengan epicentrum di timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Gempa tersebut mengganggu jaringan telekomunikasi di 10 kabupaten/kota, dengan 200 BTS (16,35% dari total BTS di wilayah terdampak) mengalami gangguan. Tiga operator besar — Telkomsel, XLsmart, dan Indosat — terdampak terutama akibat gangguan pasokan listrik dan jaringan transmisi. Pemulihan dilakukan oleh Komdigi bersama operator, Balmon SFR, dan pemerintah daerah, dengan keselamatan petugas sebagai prioritas utama.

Kabupaten Sikka mencatat BTS bermasalah terbanyak: 51 dari 192 site (26,56%), diikuti Ende 31 dari 118 (26,27%), dan Flores Timur 26 dari 161 (16,15%). Wilayah lain terdampak meliputi Manggarai (22), Manggarai Barat (17), Manggarai Timur (16), Ngada (13), Nagekeo (11), Lembata (10), dan Timor Tengah Utara (3). Hingga pukul 07.00 WIB, seluruh 200 site masih dalam proses pemulihan.

Dampak kemanusiaan signifikan: hingga pukul 15.00 WITA tercatat minimal 33 korban meninggal di Manggarai Raya (Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat). Basarnas mengevakuasi 986 wisatawan dari Pulau Padar ke Labuan Bajo dan mencari tiga warga tertimbun di Sikka. Festival Golo Koe 2026 dibatalkan sebagai solidaritas. Komdigi mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi BMKG dan BPBD.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait