Gempa NTT, 1.378 Sekolah Terdampak dan 38 Ribu Warga Sekolah Mengungsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) berdampak signifikan pada sektor pendidikan. Sebanyak 1.378 satuan pendidikan terdampak, dengan 502 di antaranya rusak berat. Akibatnya, 38.000 warga sekolah terpaksa mengungsi. Dari lingkungan sekolah, tiga peserta didik dan satu tenaga pendidik dinyatakan meninggal dunia. Untuk menjaga keselamatan, pembelajaran sementara dilaksanakan dari rumah dan tempat pengungsian mengingat potensi gempa susulan. Kemendikdasmen bersama BNPB telah mengirim tim ke lokasi sejak 16 Agustus 2026 dan menyediakan tenda sebagai ruang kelas darurat. Panduan pembelajaran darurat juga diterbitkan untuk fleksibilitas metode dan dukungan psikososial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 19.25
Kemendikdasmen: 1.378 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pembelajaran 116.328 Murid Terganggu
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 19.08
Kemendikdasmen bagikan 100 tenda darurat sekolah terdampak gempa NTT
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.04
1.378 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Pemerintah Siapkan Kelas Darurat
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 10.12
Peduli Korban Gempa NTT, Bantuan Rp1,3 Miliar Disalurkan
Berita terkait
185 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Gempa NTT
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 07.58
Pemulihan Pendidikan Pasca-Gempa NTT Sasar Infrastruktur dan Psikososial
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 22.28
Gempa NTT, Kemendikdasmen Hadirkan Layanan Psikososial untuk Murid
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.02
Kemendikdasmen Salurkan Rp 305 Juta bagi Guru dan Murid Korban Gempa NTT
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 01.26