Gempa-Tsunami Landa NTT, Kementerian PU: Pembukaan Akses Jalan Jadi Prioritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu 15 Agustus 2026 pagi, dengan pusat di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Gempa ini memicu tsunami, tanah longsor, dan kerusakan masif pada fasilitas umum serta infrastruktur dasar. Menurut data BNPB per Rabu 19 Agustus 2026, bencana ini menyebabkan 71 korban jiwa dan 59.647 warga mengungsi. Ribuan rumah pendudam, ratusan fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, dan jaringan irigasi juga rusak berat. Untuk menanggapi krisis ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengirimkan tim dan alat berat ke lokasi terdampak guna memulihkan pelayanan dasar bagi masyarakat. Staf Khusus Menteri PU Jemmy Setiawan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus ditunjukkan melalui tindakan nyata yang langsung terasa oleh warga terdampak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.55
BMKG: Gempa Susulan NTT Masih Terus Terjadi hingga 30 Hari ke Depan
JawaPos · 19 Agustus 2026 pukul 17.02
BNPB Siapkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Gempa NTT, dari Uang hingga Hunian Tetap
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.40
Purbaya dan Menteri Lainnya Siap Melawat ke NTT Setelah Gempa
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.20
Hari Keempat Gempa NTT, 70 Orang Meninggal
Berita terkait
Hingga Sabtu sore, 38 orang meninggal dunia akibat gempa M 7,7 di NTT
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.39
Gempa M 7,7 NTT, 2 Orang Meninggal Dunia
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.33
Istana Minta Menko PMK hingga BNPB Pastikan Penanganan Dampak Gempa NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.32
Gempa Magnitudo 7,7 di NTT Dua Orang Meninggal di Sikka
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.30