Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BMKG: Gempa Susulan NTT Masih Terus Terjadi hingga 30 Hari ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gempa susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) akan berlangsung selama 21 hingga 30 hari ke depan. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menyatakan bahwa aktivitas gempa susulan cenderung menurun secara umum, meskipun masih terjadi fluktuasi. Sebaran gempa susulan terkonsentrasi di Flores bagian tengah hingga barat, yang berkaitan dengan zona tektonik. Hingga pukul 14.00 WIB pada Rabu (19/8), BMKG mencatat 3.002 gempa susulan dengan magnitudo 1,1 hingga 6,2, di mana 86 gempa dirasakan masyarakat dan 25 gempa memiliki magnitudo 5 atau lebih. Menurut Nelly, banyaknya gempa susulan adalah bagian dari proses penyesuaian kerak bumi setelah gempa utama besar. Gempa magnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu menyebabkan kerusakan rumah di Flores, NTT. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak, dengan dukungan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 jillion untuk rumah rusak sedang, dan hunian tetap (huntap) untuk rumah rusak berat. Sebelum pembangunan huntap, BNPB juga menyediakan hunian sementara (huntara) melalui Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait