Gerakan Pemuda Islam Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gerakan Pemuda Islam (GPI) menggelar deklarasi di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Velodrome, Jakarta Timur, pada Rabu (26/8/2026) menjelang aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan gedung MPR/DPR/DPD pada 27 Agustus 2026. GPI menolak segala bentuk provokasi yang memecah belah persatuan bangsa dan menolak klaim satu kelompok sebagai representasi seluruh rakyat Indonesia. Khoirul Amin, Ketum PP GPI, menekankan aspirasi rakyat harus disampaikan secara bermartabat, konstitusional, damai, serta tidak mengorbankan kepentingan bangsa. GPI mengajak warga tidak terprovokasi, menjaga ketertiban, tidak melakukan kekerasan, tidak merusak fasilitas publik, dan menghormati aparat keamanan serta instansi negara. Perbedaan pendapat dianggap rahmat demokrasi, tetapi tidak boleh berubah menjadi permusuhan. Indonesia terlalu besar untuk dipertaruhkan oleh kepentingan kelompok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 18.00
Polri Tegaskan Komitmen Jaga Demokrasi, Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.16
PAN Respons Budi Arie: Negara Tak Dikelola Berdasarkan Insting
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.06
Wacana “Percepatan” Sebelum 2029 Dinilai Provokasi Politik, PKS Dukung Presiden Prabowo Hingga 2029
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.03
Tanggapi Budi Arie, Waketum PAN Ingatkan Insting Tak Bisa Dipakai Buat Kelola Negara
Berita terkait
Puan: Beda Pilihan Politik Wajar, Tapi Persatuan Harus Tetap Dijaga
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.34
Wapres Gibran Tegaskan Terbuka akan Kritik dan Inisiatif Anak Muda
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 17.31
Viva Yoga PAN Respons Budi Arie: Insting Politik Berbeda dengan Fakta Konstitusi
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 20.49
Massa Aksi Komando Rakyat Jaga Persatuan Berdemonstrasi di DPR, Berikut 5 Seruannya
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.03