Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gerindra soal 'Menteri Tak Sanggup Silakan Minggir': Penegasan Loyalitas

Presiden Prabowo Subianto memberi peringatan kepada seluruh menteri dan jajaran kabinetnya agar keluar dari kabinet jika merasa tidak sanggup bekerja, termasuk pada tanggal merah. Pesan ini disampaikan saat peringatan Maulid Nabi dan groundbreaking pembangunan PLTS 100 GWp di Jembrana, Bali, pada 25 Agustus 2026. Prabowo menekankan bahwa Kabinet Merah Putih bekerja hampir tanpa mengenal hari libur demi kepentusan rakyat.

Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menyatakan bahwa pesan Presiden merupakan penegasan standar kinerja dan loyalitas. Ia menjelaskan bahwa jabatan menteri bukan sekadar posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk mewujudkan program pemerintah yang dirasakan masyarakat. Menurutnya, pesan ini menunjukkan keseriusan Presiden membangun kabinet yang bekerja, responsif, dan berorientasi pada hasil.

Beberapa program prioritas pemerintah yang membutuhkan kerja ekstra dan koordinasi kuat antara lain makan bergizi gratis (MBG), swasembada pangan dan energi, hilirisasi, pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi rakyat. Bahtra menegaskan bahwa Gerindra menilai jabatan bukan fasilitas, melainkan mandat untuk bekerja demi kepentusan rakyat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait