Grand Canyon Diterjang Banjir Bandang, 2 Orang Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang menerjang Taman Nasional Grand Canyon di Arizona, Amerika Serikat, menyebabkan dua orang tewas. National Park Service (NPS) melaporkan satu jenazah ditemukan akhir pekan lalu, sementara jenazah kedua dievakuasi pada Senin (31/8). Curah hujan tinggi pada Sabtu (29/8) menyebabkan air deras menerjang ngarai, merusak jalur pendakian, jembatan penyeberangan, dan infrastruktur penyediaan air. Akibatnya, 62 pendaki harus dievakuasi menggunakan helikopter. NPS masih mencari lebih dari 20 orang yang dilaporkan hilang atau belum diketahui keberadaannya. Pihak pengelola meminta informasi dari masyarakat mengenai pendaki yang mungkin berada di jalur terdampak. Di tengah perkiraan badai petir tambahan, kawasan South Rim tetap terbuka, namun fasilitas penginapan dan layanan komersial ditutup. Beberapa area pendakian dan penginapan yang terdampak banjir masih ditutup sementara operasi pencarian dan evakuasi berlangsung. NPS mengimbau pengunjung menjauhi area yang ditutup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 04.54
2 Korban Tewas Banjir Bandang Grand Canyon Ditemukan, Belasan Masih Hilang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 21.56
Jumlah Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal Bertambah Menjadi 951 Orang
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 18.38
Update Banjir Bandang Terjang Grand Canyon: 1 Tewas dan 15 Orang Dilaporkan Hilang
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 12.05
Usai Nepal Banjir Bandang Hantam Amerika, Warga Dievakuasi
Berita terkait
Banjir Bandang Terjang Grand Canyon, 15 Orang Hilang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.22
20 Orang Hilang dan Puluhan Wisatawan Dievakuasi akibat Banjir Bandang Terjang Grand Canyon
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 05.22
Banjir Bandang Nepal: 590 Warga Negara Asing Dilaporkan Hilang
VOI · 1 September 2026 pukul 01.12
Kemlu RI Pastikan Seluruh WNI di Nepal Selamat Pascabanjir Bandang dan Longsor
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 18.33