Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Usai Nepal Banjir Bandang Hantam Amerika, Warga Dievakuasi

Banjir bandang telah menghantam Grand Canyon di negara bagian Arizona, Amerika Serikat, menyebabkan 15 orang dilaporkan hilang dan 62 orang berhasil dievakuasi hingga Minggu pagi. Peristihwa ini terjadi setelah serangkaian banjir bandang sebelumnya di Nepal dan Tibet. Banjir bandang melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch pada Sabtu sore, dengan air mendatangkan bongkahan batu besar, struktur logam, dan puing-puing ke Sungai Colorado. Dinas Taman Nasional meminta warga memberikan informasi mengenai orang-orang yang belum diketahui keberadaannya.

Dampaknya signifikan, termasuk penghancuran jembatan penyeberangan di atas Sungai Colorado dan perubahan signifikan pada lanskap wilayah tersebut. Sungai terlihat memperlebar dasarnya dan menciptakan aliran baru yang belum pernah terlihat sebelumnya. Bumi Perkemahan Bright Angel, Phantom Ranch, dan sebagian jalur pendakian North Kaibab ditutup sementara, sementara wisata arung jeram di Sungai Colorado juga dihentikan.

Saksi mata Parth Desai melaporkan melihat aliran sungai meluap, air terjun tiba-tiba muncul, serta batu-batu besar, lumpur, dan tanah longsor di mana-mana. Pengamat Jack Schmidt dari Universitas Utah State menyatakan bahwa peristiwa ini mengingatkan betapa dinamisnya lanskap Grand Canyon. Petugas taman nasional sedang melakukan pemeriksaan kerusakan dan berkoordinasi dengan Departemen Keamanan Publik Arizona untuk evakuasi tambahan. Hingga kini, tidak ada laporan korban luka, meskipun hujan dan badai petir diperkirakan masih akan terjadi hingga Senin.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait