Grebeg Saparan Klaten Sedot 50 Ribu Pengunjung, Pesanan Apem Tembus 7 Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tradisi Grebeg Ageng Saparan Andum Apem Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, merupakan perayaan tahunan yang tidak hanya melestarikan budaya dan syiar agama tetapi juga menggerakkan perekonomian masyarakat. Puncak acara pada Jumat, 31 Juli 2026, dihadiri sekitar 50 ribu pengunjung, memberikan tambahan pendapatan bagi pelaku usaha mikro seperti pembuat apem, pedagang kaki lima, pengelola parkir, dan penyedia transportasi lokal. Dampak ekonomi terasa luas selama rangkaian acara berlangsung.
Permintaan terhadap kue apem, bagian utama tradisi, meningkat drastis hingga mencapai enam hingga tujuh ton. Proses produksi melibatkan warga Jatinom serta masyarakat dari daerah sekitar, menciptakan lapangan kerja sementara dan menggerakkan ekonomi lokal. Kehadiran banyak pengunjung dan wisatawan mendukung sektor jasa yang dikelola warga.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi masyarakat Klaten karena terus menjaga tradisi yang diwariskan lintas generasi. Perayaan ini menunjukkan bagaimana pelestarian budaya dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 15.59
Tradisi Grebeg Ageng Andum Apem Yaaqawiyyu Gerakkan Ekonomi Lokal
Jaring.id · 31 Juli 2026 pukul 15.50
Desa yang Kehilangan Tambang
Berita terkait
Kelereng dan Karet Masuk Suvenir HUT RI, Istana Ingin Hidupkan Ingatan soal Permainan Lama
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.12
Kalender Bali Kamis (6/8): Baik untuk Menanam Kepala & Pindah Rumah
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 05.19
Sebulan Penuh, PIK Merdeka Fest Hadirkan 81 Atraksi untuk Rayakan HUT ke-81 RI
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 19.17
Kalender Bali Sabtu (1/8): Baik Membangun Tembok, Mengandung Sifat Boros
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 07.09