Gubernur Bobby Minta Publik Stop Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengumumkan bahwa dua siswa korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Feby dan Agnes, dirujuh ke rumah sakit di Jakarta untuk perawatan lanjutan. Keputusan ini diambil setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta penanganan khusus, karena kedua siswa mengalami trauma psikologis yang lebih berat dibanding korban lain. Tim dokter dari Sumatera Utara turut mendampingi proses perawatan di Jakarta. Menurut Bobby, pemulihan korban tidak hanya fokus pada kesehatan fisik, tetapi juga mental dan psikologis. Sebagian korban mengalami gangguan mental akibat komentar negatif dan cyberbullying di media sosial. Bobby meminta publik dan media tidak memberikan tekanan tambahan agar proses penyembuhan berjalan optimal, termasuk mendorong para siswa mengurangi aktivitas di media sosial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 20.30
Korban Keracunan MBG Karo Kena Mental, Bobby Minta Redam Pemberitaan
Detik.com · 12 September 2026 pukul 16.38
Diminta Gibran, 2 Korban Keracunan MBG di Karo Dibawa ke Jakarta
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 11.19
Minta Maaf, Gibran Besuk Korban Keracunan MBG di Karo
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.05
Gibran ke Korban Keracunan MBG: Butuh Rujukan ke Jakarta Kami Penuhi
Berita terkait
Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG di Karo, Pastikan Penanganan Maksimal
kumparan · 12 September 2026 pukul 13.17
Bantah Korban MBG Hilang Ingatan 70 Persen, Dinkes Sumut Klaim Kondisi Sudah Normal
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 14.20
Siswi Diduga Hilang Ingatan Usai Santap MBG di Karo, Ditangani 3 Dokter Spesialis
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.10
Makanan MBG di Karo Terkontaminasi Bakteri, Dokter Jelaskan Pemicu Keracunan Hingga Gangguan Otak
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.53