Gubernur Mirza Beberkan Upaya Pemprov Lampung Jaga Keseimbangan Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi (3-4 September 2026) memperkuat upaya menjaga gabah hasil produksi petani tetap terserap di Lampung. Hasil survei Bank Indonesia menunjukkan gabah Lampung banyak diekspor ke Jawa untuk digiling, mengurangi pasokan beras lokal. Pemprov mengimplementasikan pengawasan di pintu keluar, subsidi biaya angkut, dan memperkuat BUMD/BUMDes untuk membeli gabah langsung dari petani. Produksi gabah Lampung mencapai 2,85 juta ton dengan 53-54% rendemen, menghasilkan 1,9 juta ton beras. Stok bulog mencapai 232 ribu ton. Kebijakan menekankan seimbang antara harga petani layak dan harga konsumen terjangkau serta penguatan infrastruktur irigasi dan kelembagaan petani.
Bagikan
Berita terkait
Zulkifli Hasan Sebut Ikan RI Dicuri Rp 200 Triliun per Tahun
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 11.47
Zulkifli Hasan Ungkap Alasan Kurangi Impor Pangan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 11.35
Tak Kuat Digaji Rp 200 Juta, Pilih Berkebun Penghasilan Rp 26.300
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 17.50
Pemprov Jateng Lindungi 10 Ribu Hektare Sawah Rentan Puso dengan Asuransi
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 13.44