Gubernur Pramono Anung Lepas Bantuan Baznas (Bazis) DKI Jakarta senilai Rp442 Juta untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp5,85 miliar untuk warga terdampak gempa bumi di tujuh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari total tersebut, Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta bersama mitra CSR Yummy Bites menyalurkan bantuan senilai Rp442,134 juta yang terdiri dari 671 paket logistik berisi kebutuhan pangan dan nutrisi seperti biskuit bayi, bubur bayi, sereal bayi, sarden, kornet ayam, bubur instan, mi instan, dan rendang kaleng. Bantuan ini dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga sekaligus mendukung asupan nutrisi bagi balita di wilayah terdampak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi meluncurkan penyaluran bantuan di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (20/8/2026), sebelum bantuan dikirimkan melalui jalur udara dan laut ke wilayah yang membutuhkan. Sembilan wilayah yang mendapatkan bantuan meliputi Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Ngada, Ende, Sikka, dan Nagekeo. Pemprov DKI Jakarta juga mengirimkan tim kesehatan dan bantuan awal sekitar Rp3,8 miliar sehari setelah gempa terjadi. Bantuan non-pangan juga disertakan seperti obat-obatan, kebutuhan pengungsian, sarana air bersih, dan bantuan tunai. Kolaborasi antara pemerintah, Baznas, dunia usaha, ASN, dan masyarakat diharapkan mempercepat penyaluran bantuan yang tepat sasaran. Pemprov DKI Jakarta masih membuka penggalangan bantuan hingga 25 Agustus 2026, dengan kebutuhan bantuan yang akan disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan dan koordinasi dengan Pemprov NTT.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah Kerahkan 12.880 Personel untuk Tangani Karhutla di Kalimantan
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 14.01
Satgas Damai Cartenz Tembak Mati Pembunuh Bripka Fredy Lukas Awes, 1 Berhasil Ditangkap
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.58
Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores Lewat Bantuan Kemanusiaan
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.58
OTT Rektor Unsoed, KPK Ungkap Modus Layering Jual Beli Kursi Fakultas Kedokteran
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.57