Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pengamat: Masyarakat Harus Bersyukur Bandara Ditutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Eruptif Gunung Anak Krakatau pada 6 September 2026 menghasilkan abu vulkanik yang menyebar ke sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, dan Radin Inten II. AirNav Indonesia menutup tiga bandara tersebut untuk mencegah kecelakaan penerbangan akibat abu yang dapat mengganggu mesin pesawat. Pengamat penerbangan Alvin Lie menyatakan keputusan penutupan bandara tepat demi keselamatan, meskipun menyebabkan keterlambatannya penerbangan. Penutupan ini bersifat force majeure di luar kendali maskapai penerbangan atau pengelola bandara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 12.21
Belajar dari Insiden British Airways, Bahaya Abu Anak Krakatau Bagi Pesawat
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.57
Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soetta Masih Beroperasi Normal
kumparan · 6 September 2026 pukul 13.14
Erupsi Anak Krakatau, Bandara Husein Sastranegara Bandung Ditutup Sementara
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.53
Penerbangan Singapore Airlines-Malaysia Airlines Batal Imbas Krakatau
Berita terkait
301 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.15
Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Wilayah Jawa-Sumatera, Operasional Kereta Api Tetap Normal
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.00
Daftar Daerah Terdampak Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 12.47
Abu Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Badan Geologi: Dipengaruhi Arah Angin
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.11