Gunung Anak Krakatau Erupsi, Siaga 1 Megathrust? Ini Penjelasan Pakar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan erupsi Gunung Anak Krakatau berlangsung 25 jam berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Setelah itu, aktivitas kembali erupsi strombolian dengan kolom abu setinggi 300 meter. Semburan abu menyebar ke Jawa Barat dan DKI Jakarta, sementara suara dentuman di Bandung kemungkinan bukan hasil langsung erupsi. PVMBG menilai aktivitas vulkanik tidak dapat memicu gempa tektonik megathrust di Selat Sunda, meski gempa tektonik bisa memicu erupsi. Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada level III (Siaga) dengan radius 3 km dilarang masuk. Tidak ada tsunami, namun bahaya lontaran batu pijar, hujan abu, dan aliran lava.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 21.31
Aktivitas Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ungkap Ancaman yang Masih Mengintai
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.41
PVMBG Ungkap Potensi Letusan Susulan Anak Krakatau Masih Tinggi
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 20.26
Erupsi Menerus Anak Krakatau Telah Berakhir, PVMBG: Tetap Waspada Potensi Letusan
JawaPos · 6 September 2026 pukul 13.30
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Langkah Pertama saat Menghadapi Hujan Abu Vulkanik
Berita terkait
13 Kali Material Vulkanik Dimuntahkan Gunung Anak Krakatau Sepanjang Rabu 26 Agustus
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.42
Anak Krakatau Erupsi Lagi Malam Ini, Status Level III
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 20.42
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Waspada & Tetap Tenang
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 20.10
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49