Gunung Anak Krakatau Erupsi, Ini Langkah Pertama saat Menghadapi Hujan Abu Vulkanik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi berulang sejak Jumat 4 September hingga Sabtu 5 September 2026 di Selat Sunda. Menurut PVMBG, status gunung api tetap pada siaga level III sejak 2 Juli 2026. Erupsi disertai suara gemuruh dan terasa di wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung. Akibatnya, hujan abu vulkanik turun di sejumlah wilayah termasuk Jakarta. Abu vulkanik menempel pada jemuran, kendaraan, lantai rumah, dan genteng akibat terbawa angin. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengetahui langkah yang tepat saat terjadi hujan abu. Penting juga untuk menghindari hoaks agar tidak memicu kepanikan atau tindakan yang tidak perlu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 06.46
Gunung Anak Krakatau Erupsi Sejak Tengah Malam, Keluarkan Lava dan Dentuman
Detik.com · 5 September 2026 pukul 21.50
Pandeglang Diguyur Hujan Abu Usai Gunung Anak Krakatau Erupsi
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 20.10
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Waspada & Tetap Tenang
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
Berita terkait
Penjelasan Lengkap PVMBG soal Dentuman Keras di Bandung Bersamaan dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau
JawaPos · 5 September 2026 pukul 18.17
Penjelasan Lengkap PVMBG terkait Dentuman Keras di Bandung Bersamaan dengan Erupsi Gunung Anak Kraka
JawaPos · 5 September 2026 pukul 16.47
Warga Tak Lagi Rasakan Getaran Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 5 September 2026 pukul 16.22
PVMBG Pastikan Tak Ada Potensi Tsunami dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.29