Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Gunung Anak Krakatau masih Erupsi, tapi Aktivitas Menurun

Gunung Anak Krakatau (GAK) masih dalam proses erupsi, namun aktivitasnya menunjukkan tren penurunan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan dari KRI Lepu 861, frekuensi dan intensitas keluarnya material magma semakin berkurang, sementara intervalnya semakin lebar. Meski demikian, kondisi GAK tetap berada pada Level III atau Siaga, dan belum dapat dipastikan kapan erupsi akan berhenti sepenuhnya. Arah angin saat ini bergerak ke barat laut dengan intensitas abu yang relatif tipis, sehingga kualitas udara di 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung pun berangsur membaik.

Sejak erupsi menerus pada 6 September hingga 9 September 2026, tercatat telah terjadi 12 kali erupsi strombolian. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan intensif dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak lengah, serta tidak mendekati sektor erupsi. Beberapa bandara seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Sultan Thaha Jambi kembali beroperasi normal setelah sebelumnya terdampak penutupan akibat abu vulkanik.

Upaya mitigasi juga dilakukan, termasuk penyemprotan di sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tangerang Selatan, pembersihan abu vulkanik oleh Damkar, dan operasi modifikasi cuaca oleh BNPB. Selain itu, pencarian kapal cepat rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda masih berlangsung dengan melibatkan Unit SAR Pandeglang dan kapal KN.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait