Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Gunung Es di Balik Kebakaran Hutan di Indonesia

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, khususnya di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), bukan sekadar masalah cuaca, melainkan dampak kegagalan struktural dan konflik sosio-ekologis. Masyarakat desa penyangga terjebak dalam 'kemiskinan konservasi' akibat ketiadaan ganti rugi formal atas kerusakan lahan oleh gajah liar (Human-Elephant Conflict). Kondisi ekonomi yang mendesak dan ketergantungan pada monokultur singkong memaksa warga melakukan aktivitas ilegal, termasuk pembakaran hutan, sebagai jalan pintas bertahan hidup.

Persoalan diperparah oleh lemahnya pengakuan hukum status desa penyangga dan minimnya personel pengamanan hutan. Rasio polisi kehutanan yang tidak proporsional dengan luas kawasan membuat pengawasan tidak efektif. Selama kebijakan hanya fokus pada pemadaman api tanpa mengatasi akar masalah seperti jaring pengaman sosial, infrastruktur air untuk agroforestri, dan kepastian hukum bagi warga, siklus karhutla tahunan akan terus berulang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait