Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Wapres Gibran Lihat Orangutan Terdampak Asap Karhutla

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pusat rehabilitasi orangutan di Kalimantan Tengah untuk melihat langsung dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap satwa. CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Jamartin Sihite, menyampaikan bahwa sejumlah orangutan terpapar asap dan mengalami gangguan kesehatan, sehingga membutuhkan perawatan dengan nebulizer. Menurutnya, kunjungan ini penting karena prinsip 'seeing is believing', sehingga pemerintah dapat memahami tantangan yang dihadapi lembaga konservasi saat kualitas udara menurun akibat asap.

Akibat paparan asap, BOSF harus meningkatkan intensitas perawatan terhadap orangutan, terutama yang mengalami masalah pernapasan. Penggunaan nebulizer tidak bisa dilakukan dengan masker seperti pada manusia, sehingga membutuhkan penyesuaian cara penggunaan obat. Selain itu, BOSF juga memasang sistem pipa dan sprinkler di sekitar kandang untuk menurunkan suhu dan mengurangi partikel polusi saat asap menyelimuti area.

Jamartin menekankan bahwa orangutan bukan satu-satunya satwa yang terdampak karhutla, sehingga perlunya kebijakan sistematis dari pemerintah. Ia mengusulkan pembentuan sistem peringatan dini (early warning system) berdasarkan kondisi cuaca, lama kemarau, dan tingkat kerawanan wilayah. Dukungan anggaran kebencanaan dan perlindungan habitat juga diperlukan agar langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum situasi mencapai krisis.

Berita terkait