Wapres Gibran Lihat Orangutan Terdampak Asap Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347509/original/071812700_1789347627-wapres-gibran-mengunjungi-fasilitas-rehabilitasi-orangutan-di-kalimantan-foto-setwapres-1789089774077_169.jpeg)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pusat rehabilitasi orangutan di Kalimantan Tengah untuk melihat langsung dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap satwa. CEO Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Jamartin Sihite, menyampaikan bahwa sejumlah orangutan terpapar asap dan mengalami gangguan kesehatan, sehingga membutuhkan perawatan dengan nebulizer. Menurutnya, kunjungan ini penting karena prinsip 'seeing is believing', sehingga pemerintah dapat memahami tantangan yang dihadapi lembaga konservasi saat kualitas udara menurun akibat asap.
Akibat paparan asap, BOSF harus meningkatkan intensitas perawatan terhadap orangutan, terutama yang mengalami masalah pernapasan. Penggunaan nebulizer tidak bisa dilakukan dengan masker seperti pada manusia, sehingga membutuhkan penyesuaian cara penggunaan obat. Selain itu, BOSF juga memasang sistem pipa dan sprinkler di sekitar kandang untuk menurunkan suhu dan mengurangi partikel polusi saat asap menyelimuti area.
Jamartin menekankan bahwa orangutan bukan satu-satunya satwa yang terdampak karhutla, sehingga perlunya kebijakan sistematis dari pemerintah. Ia mengusulkan pembentuan sistem peringatan dini (early warning system) berdasarkan kondisi cuaca, lama kemarau, dan tingkat kerawanan wilayah. Dukungan anggaran kebencanaan dan perlindungan habitat juga diperlukan agar langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum situasi mencapai krisis.
Bagikan
Berita terkait
Momen Gibran Gandeng Tangan Orangutan di Palangka Raya
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 22.00
Gibran Soroti Nasib Orangutan di Tengah Karhutla: Habitat Tak Boleh Diabaikan
JawaPos · 11 September 2026 pukul 15.30
FOTO: Asap Karhutla Ancam Orangutan, 21 Ekor Kena Gejala ISPA
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.30
Manusia Hingga Satwa Tersiksa Karhutla, Wapres Minta Pelaku Ditindak Tegas
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.50