Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terdengar Suara Dentuman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342043/original/076610700_1788746502-WhatsApp-Image-2569-09-06-at-21.42.08__1_.jpeg)
Gunung api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, erupsi dua kali pada pagi Senin (7/9/2026). Erupsi pertama pukul 05.41 Wita dan kedua pukul 06.15 Wita, kolom abu masing-masing mencapai 600 meter di atas puncak atau sekitar 2.023 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal, arah penyebaran ke tenggara dan barat daya. Erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 40 milimeter, durasi 42 detik hingga satu menit enam detik. Suara dentuman terdengar dengan intensitas sedang hingga lemah. Status vulkanik gunung tetap Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung dilarang memasuki wilayah radius dua kilometer dari pusat aktivitas. Di sektor selatan dan tenggara, larangan berlaku hingga tiga kilometer. Warga juga diimbau waspada terhadap guguran, longsoran lava, dan awan panas. Untuk mengurangi dampak abu vulkanik, warga disarankan menggunakan masker, menutup tempat penampungan air bersih, dan berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok serta PVMBG di Bandung.
Bagikan
Berita terkait
Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Terdengar Dentuman
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.30
Semeru Erupsi 8 Kali dalam 6 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1,2 Kilometer
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.35
Tubuh Anak Krakatau Kembali Tumbuh, Karakter Erupsi Dipantau Ketat
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 10.34
Tiga Gunung Erupsi Hari Ini: Gunung Ibu, Semeru dan Ili Lewotolok
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 10.28