Tubuh Anak Krakatau Kembali Tumbuh, Karakter Erupsi Dipantau Ketat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan bahwa pertumbuhan kembali tubuh Gunung Anak Krakatau pasca-runtuhan 2018 belum berpotensi memicu gelombang tsunami. Berdasarkan evaluasi morfologi terbaru, pembentukan kubah lava baru masih relatif kecil dan tidak menunjukkan indikasi risiko keruntuhan skala besar seperti tragedi 2018. Kepala PVMBG, Rita Susilawati, menjelaskan pemantauan terus dilakukan secara intensif terhadap perubahan struktur fisik, kegempaan, dan karakter erupsi. Sehingga gunung tetap pada status Level III (Siaga) dengan zona aman di luar radius 3 km. Pemerintah mengimbau masyarakat tidak panik dan mengikuti informasi resmi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 07.30
Memahami Lava Fountain yang Keluar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 19.49
Masyarakat Diminta Tak Khawatir, PVMBG Pastikan Anak Krakatau Belum Berpotensi Tsunami
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 10.46
Masih Siaga! Update Terbaru Erupsi Gunung Anak Krakatau 7 September
Berita terkait
7 Fakta Ilmiah Gunung Krakatau yang Bikin Penghuni Bumi Ketakutan
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.03
Gunung Anak Krakatau sudah Tujuh Kali Erupsi dalam Sehari
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.45
Menelisik Sejarah Erupsi Anak Krakatau, Gunung Unik di Selat Sunda
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 10.18
Erupsi Anak Krakatau Tak Bisa Diremehkan, Sejarah Kelamnya Pernah Bikin Geger Dunia
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 07.15