Guru Besar ITB Ingatkan Potensi Gempa Flores 1992 Terulang di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Guru Besar FITB ITB Prof. Irwan Meilano memperingatkan bahwa gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo, NTT berpotensi menimbulkan dampak serupa seperti gempa Flores 1992. Peringatan ini didasarkan pada kemiripan lokasi dan mekanisme gempa. Gempa tersebut berkedalaman 15 kilometer dan berpusat di laut sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, memicu peringatan dini tsunami dari BMKG. Pusat gempa berjarak kurang dari 40 kilometer dari episentrum gempa Flores 1992 yang bermagnitude 7,9.
Kawasan sumber gempa berada pada struktur Flores Back-Arc Thrust yang memiliki riwayat kegempaan merusak, termasuk gempa M6,6 tahun 2009 dan rangkaian gempa utara Lombok pada 2018. Prof. Irwan mengungkapkan kekhawatirannya karena gempa Flores 1992 yang bermagnitudo 7,9 diikuti tsunami sangat tinggi akibat longsor bawah laut. Ia berharap gempa terbaru tidak disertai longsoran serupa yang dapat memicu tsunami besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 07.15
Gempa M7,7 Flores Picu 235 Gempa Susulan, BMKG: Butuh 3 Minggu untuk Stabil
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.26
BMKG: 1624 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M7,7 Flores NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.09
Gempa Susulan di Flores, Warga Manggarai Barat NTT Pilih Tetap Mengungsi
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Pasokan Listrik Utama di Flores Kembali Normal, PLN Fokus Pulihkan Distribusi ke Masyarakat
Berita terkait
Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Flores, Badan Geologi Ungkap Indikasi Likuifaksi di Waekokak
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.30
Gempa Flores Picu Indikasi Likuifaksi, Begini Penjelasan Badan Geologi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.52
Pasokan Listrik Utama di Flores Normal, PLN Fokus Pulihkan Jaringan
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.32
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa, Ini Agenda Penanganan hingga 28 Agustus
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 16.33