Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Gus Ipul Minta Humas Sekolah Rakyat Jadi Mata, Telinga & Suara Lembaga

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Kehumasan Sekolah Rakyat di Harris Hotel and Convention, Cibinong City Mall, Kabupaten Bogor, pada Rabu 19 Agustus 2026. Ia menegaskan humas harus menjadi mata, telinga, dan suara lembaga. Humas tidak cukup hanya membuat rilis atau mengunggah aktivitas pimpinan ke media sosial. Mereka perlu melihat kondisi di lapangan, mendengar kebutuhan masyarakat, lalu menyampaikan informasi pemerintah dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Fokusnya bukan apa yang ingin dipublikasikan, melainkan apa yang perlu diketahui masyarakat.

Gus Ipul meminta pengelola humas menggabungkan data capaian program dengan cerita dampak nyata. Contohnya kisah anak dari keluarga kurang mampu yang hampir kehilangan kesempatan sekolah, kemudian belajar di Sekolah Rakyat, tinggal di asrama, dan memiliki cita-cita. Ia menyatakan angka membuat orang tahu, sedangkan cerita membuat orang peduli. Ia juga mengingatkan pentingnya verifikasi. Kecepatan dan daya tarik informasi penting, tetapi kebenaran jauh lebih penting karena kesalahan informasi pemerintah dapat merusak kepercayaan publik. Kritik dan hoaks harus dijawab dengan data, fakta, dan kerja nyata.

Kegiatan tersebut berlangsung 18-22 Agustus 2026 dan diikuti 240 peserta. Rinciannya 166 perwakilan Sekolah Rakyat, 32 perwakilan UPT, sentra, dan Sentra Terpadu Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, serta peserta dari Balai, Pusdiklatbangprof, dan Satgas Kehumasan di bawah Biro Humas. Acara dihadiri sejumlah pejabat Kementerian Sosial, antara lain Sekretaris Jenderal Robben Rico dan Inspektur Jenderal Dody Sukmono. Tujuan kegiatan adalah memperkuat kapasitas humas agar komunikasi publik lebih efektif, transparan, edukatif, dan responsif seiring perkembangan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait