Gus Ipul Sebut Ada 2 Isu yang Bakal Diperdebatkan di Muktamar NU, Apa Saja?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan panitia berharap seluruh rangkaian Muktamar dapat selesai tepat waktu pada Minggu siang. Namun, ia mengakui terdapat dua isu yang berpotensi memperpanjang pembahasan. Pertama, aturan mengenai boleh atau tidaknya Wakil Rais Aam dan Wakil Ketua Umum merangkap jabatan. Saat ini, aturan melarang Rais Aam, Wakil Rais Aam, Ketua Umum, dan Wakil Ketua Umum untuk merangkap jabatan. Namun, terdapat perbedaan posisi antara Rais Aam dan Ketua Umum yang merupakan mandataris Muktamar, dengan Wakil Rais Aam dan Wakil Ketua Umum yang mendapatkan mandat dari formatur. Gus Ipul menyebutkan wacana untuk mengubah ketentuan tersebut, termasuk menghilangkan larangan rangkap jabatan bagi Wakil Rais Aam dan Wakil Ketua Umum. Namun, ia menegaskan bahwa posisi Ketua Umum dan Rais Aam tetap tidak diperbolehkan merangkap jabatan.
Isu kedua yang berpotensi menimbulkan perdebatan adalah model pemilihan Ketua Umum PBNU. Gus Ipul tidak merincikan lebih jauh mengenai model pemilihan yang dimaksud, namun menegaskan bahwa hal ini menjadi salah satu poin yang akan dibahas dalam Muktamar. Panitia tetap berkomitmen untuk menyelesaikan Muktamar sesuai jadwal, meskipun ada potensi perdebatan pada kedua isu tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.47
Yenny Wahid Berharap Muktamar Ke-35 NU Bawa Maslahat bagi Umat
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.05
Prabowo Colek Gus Yahya di Muktamar: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.08
Prabowo Bertolak ke Jombang, Hadiri dan Buka Muktamar ke-35 NU
Berita terkait
Presiden Prabowo Akan Buka Muktamar Ke-35 NU di Jombang
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 11.14
PDIP Ingatkan Muktamar NU Fokus pada Isu Umat, Bukan Rebutan Kepemimpinan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.14
Muktamar NU Digelar 27-31 Agustus 2026, Gus Yahya Pastikan Kesiapan
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.48
Ketua PBNU Sebut NU Abad Kedua Butuh Pemimpin Bervisi dan Mampu Eksekusi
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 23.26