Ketua PBNU Sebut NU Abad Kedua Butuh Pemimpin Bervisi dan Mampu Eksekusi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua PBNU Hasanuddin Ali menekankan pentingnya pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) yang bervisi dan mampu mengeksekusi gagasan konkret untuk menghadapi abad kedua. Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27-31 Agustus 2026 dinilai sebagai momentum strategis untuk memilih pemimpin yang tidak hanya memahami persoalan, tetapi juga memiliki kegelisahan terhadap masa depan organisasi dan bangsa.
Hasanuddin menetapkan tiga kriteria utama calon pemimpin: kepekaan terhadap persoalan bangsa, visi yang menjawab perubahan zaman tanpa meninggalkan tradisi, serta kemampuan konsolidasi sumber daya. Hal ini krusial karena basis sosial NU kini bergeser dari masyarakat pedesaan menuju masyarakat perkotaan dengan tingkat pendidikan dan kelas menengah yang lebih tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 20.32
Pengamat Ungkap Kriteria yang Cocok Pimpin NU: Paham Perubahan-Mampu Eksekusi
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 12.37
Gus Lilur: Jangan Bawa-bawa Nama Prabowo untuk Memenangkan Kandidat di Muktamar NU
Berita terkait
KH Ma'ruf Amin: Figur Ketum PBNU Harus Mampu Lakukan Perbaikan dan Mendamaikan
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 18.02
Menjelang Muktamar Ke-35 NU, Ustaz Taufik Suprapto dari Bekasi Puji Rekam Jejak Kiai Marsudi Syuhud
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.39
Gus Yahya tekankan pemikiran Mbah Wahab hadapi perubahan dunia
ANTARA News · 16 Agustus 2026 pukul 13.11
Waketum MUI sebut pemimpin harus adaptif hadapi transformasi digital
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.27