Gus Ipul Tegaskan Hasil Muktamar Ke-35 NU Sah dan Transparan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Panitia Muktamar Ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa seluruh hasil muktamar sah dan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan organisasi. Dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, ia didampingi oleh jajaran panitia dan tokoh ulama, menepis keraguan publik terkait keabsahan proses pemilihan pucuk pimpinan baru NU. Gus Ipul menjamin tidak ada pelanggaran aturan dalam seluruh rangkaian musyawarah tertinggi tersebut.
Salah satu keputusan penting muktamar adalah penguatan supremasi Syuriah dalam struktur kepemimpinan PBNU. Mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU kini tidak lagi menggunakan sistem one man one vote. Peserta muktamar mengusulkan nama calon, lima nama terbanyak diteruskan ke Rais Aam dan AHWA untuk memilih secara mufakat. Sistem ini dinilai mengembalikan marwah kepemimpinan pada tempatnya.
Gus Ipul juga membantah rumor di media sosial soal ketidakabsahan proses. Penetapan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU dipastikan sesuai tata tertib. Ia memastikan seluruh tahapan pemilihan dilalui dengan benar dan mengajak seluruh keluarga NU untuk mendukung kepemimpinan baru dengan penuh semangat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 3 September 2026 pukul 19.33
Gus Ipul Sebut Muktamar ke-35 NU Berjalan Tertib: Tak Ada Peserta Susupan
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.24
Gus Ipul Tegaskan Muktamar ke-35 NU Bukan Urusan Sentimen PMII dan HMI
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.10
Terungkap Sosok Penting di Balik Kemenangan Telak Gus Kikin Jadi Ketum PBNU
Berita terkait
Isu Duet Gus Kikin dan Kiai Miftachul Akhyar Paket Istana, Gus Ipul: Tak Ada Intervensi Muktamar NU
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 20.39
Muzani Gerindra Tepis Isu Paket Istana di Muktamar Nahdlatul Ulama
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.38
Sambut Muktamar ke-35 NU, Pengasuh Ponpes di Bali Dorong Kepemimpinan Visioner
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 17.15
Catatan Diaspora untuk Muktamar Ke-35 NU
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 05.15