Gus Lilur Kritik Dugaan Peredaran Uang Rp 401 Miliar di Muktamar ke-35 NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gus Lilur, tokoh NU, menduga adanya dugaan politik uang Rp 401 miliar dalam proses Muktamar ke-35 PBNU yang berlangsung 27-31 Agustus 2026 di Jombang. Ia menyebut adanya pemberian uang muka Rp 50 ribu kepada utusan PCNU/PWNU serta penggunaan kupon penukaran uang tunai. Kecurigaan muncul setelah beredar narasi menyebut nama Presiden dan Istana. Gus Lilur menulis risalah kritis "NU, Gus Dur, dan Bromocorah Politik" dan menyebut nama Saifullah Yusuf, Nusron Wahid, dan Juri Ardiantoro. Ia menuntut penelusuran klaim yang mengatasnamakan Istana karena berpotensi memengaruhi peserta Muktamar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 07.52
Debat Muktamar
Berita terkait
Gus Ipul Sebut Muktamar ke-35 NU Berjalan Tertib: Tak Ada Peserta Susupan
kumparan · 3 September 2026 pukul 19.33
Terungkap Sosok Penting di Balik Kemenangan Telak Gus Kikin Jadi Ketum PBNU
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.10
Gus Kikin-Miftachul Terpilih, Isu Intervensi Istana Muncul: Muzani Buka Suara
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 01.23
Kritik Hasil Muktamar ke-35 NU, Gus Lilur: Mereka Bukan Menang, Tapi Dimenangkan
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.15