Gus Rozin Hormati Keputusan Muktamar NU, Siap Ikuti Mekanisme AHWA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Ketua Umum PBNU KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) menghormati keputusan Muktamar ke-35 NU yang memilih mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) untuk memilih Ketua Umum PBNU. Keputusan diambil peserta Muktamar pada Sabtu (29/8) setelah pembahasan Komisi Organisasi tidak mencapai kesepakatan. Sistem pemilihan berubah dari one man one vote menjadi AHWA melalui pemungutan suara. Gus Rozin menyatakan keputusan tersebut bagian dari dinamika organisasi dan tradisi musyawarah NU. Ia menekankan pentingnya proses musyawarah, mufakat, serta penghormatan pada keputusan forum tertinggi organisasi sebagai cerminan demokrasi dalam tradisi NU.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.58
Muktamar ke-35 NU: Gus Hans dan Gus Rozin Tanggapi Mekanisme AHWA
JawaPos · 30 Agustus 2026 pukul 00.00
Muktamar NU Memanas soal Ahwa, Alissa Wahid: Kandidat Tidak Bisa Mengatur
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 20.42
Muktamar NU Putuskan Voting untuk Pemilihan Ketum PBNU
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 08.23
Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026–2031 di Muktamar NU Jombang
Berita terkait
Gus Rozin Hormati Keputusan Muktamar NU soal Pemilihan Ketum PBNU Lewat AHWA
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 10.35
BREAKING NEWS! Gus Kikin Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 07.59
5 Nama Calon Ketum PBNU yang Diusulkan di Muktamar ke-35 NU
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 06.00
Yenny Wahid: Kultur NU Itu Musyawarah, Bukan Chaos
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 05.49