Gus Yahya Sampaikan LPJ PBNU: Politik NU Harus Kebangsaan, Bukan Kekuasaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf dalam LPJ periode 2021-2026 menekankan politik NU harus kebangsaan, bukan kekuasaan pribadi. Ia membedakan politik pribadi warga NU dengan politik kelembagaan NU, sekaligus menyatakan pentingnya keterlibatan NU dalam politik karena dampaknya pada kehidupan masyarakat. Gus Yahya menegaskan nilai dasar politik NU meliputi persatuan, keadilan, kesejahteraan, kemerdekaan, supremasi hukum, dan kemaslahatan masyarakat. Ia juga menyampaikan penyelesaian pengelolaan aset konsesi tambang, sekaligus mengakui keterbatasan dan kekurangan dalam pelaksanaan kepengurusan. PBNU ini bukan hasil kerja personal, melainkan kontribusi seluruh struktur NU.
Bagikan
Berita terkait
Muktamar NU Terima LPJ PBNU Gus Yahya Setebal Hampir 800 Halaman
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.50
NU di Tengah Bayang-Bayang Kekuasaan: Satu Refleksi untuk Muktamar ke-35
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 13.38
Gus Yahya Siapkan LPJ 1.000 Lembar di Muktamar NU
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 13.09
Gus Yahya Jawab Isu Intervensi Pengurus Daerah di Muktamar NU
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.10