Gus Yusuf dan Gagasan Khidmah Transformatif untuk NU Abad Kedua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

JPNN.com melaporkan bahwa KH Muhammad Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf adalah sosok muda NU yang progresif dan berintegritas. Ia mencatat 28 tahun pengalaman politik di PKB, mulai dari PAC, cabang, hingga DPW PKB Jawa Tengah selama tiga periode. Meski mendapat tawaran menjadi anggota DPR, menteri, gubernur, wakil gubernur, dan bupati, ia konsisten menolak jabatan politik tersebut.
Gus Yusuf memandang politik sebagai ruang khidmah atau pelayanan, bukan sekadar jalan menuju kekuasaan. Pandangan ini sejalan dengan pesan Gus Dur untuk terus memperjuangkan kesejahteraan warga NU. Selain politik, ia puluhan tahun mengasuh pesantren dan berkecimpung di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat.
Pengalaman lintas sektor tersebut diyakini menjadi bekal memimpin PBNU di abad kedua secara progresif sambil menjaga persatuan dan ukhwah. Fokus utamanya adalah menerjemahkan pengalaman itu ke dalam kerja pemberdayaan dan pelayanan untuk jamaah nahdliyin serta struktur NU di berbagai tingkatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 12.58
Gus Yusuf dan Gagasan Khidmah Transformatif untuk NU Abad Kedua
Berita terkait
NU Sebut Program MBG Tak Hanya Pemenuhan Gizi Tapi Juga Tata Ekosistem Pertanian
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.34
F-PKB MPR Kawal Investasi agar Manfaatnya Dirasakan Rakyat
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.29
Neng Eem MPR Nilai Pidato Prabowo Berikan Penegasan Arah Pembangunan RI
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.58
Tambang Dianggap Hanya Jalan Pintas, Forbes NU Desak Konsensi yang Diterima PBNU Dimoratorium
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 23.32