Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Hadiri Peringatan 10 Tahun RI-Jiangxi, Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama

Anggota DPR dan Ketua MPR ke-15 Bambang Soesatyo (Bamsoet) menghadiri peringatan 10 tahun kerja sama Indonesia dengan Provinsi Jiangxi, China. Dalam acara International Business Gala Dinner, Bamsoet mendorong agar kerja sama kedua negara berkembang dari sekadar jejaring bisnis dan perdagangan menuju business matching, investasi, industrial cooperation, dan penguatan rantai pasok demi menciptakan nilai tambah yang lebih besar. Ia menekankan bahwa Indonesia harus diposisikan sebagai pusat produksi, bukan sekadar pasar, sehingga produk Jiangxi dapat masuk ke dalam proses produksi Indonesia, sementara produk Indonesia juga semakin banyak menembus pasar China.

Menurut data BPS, pada 2025 nilai ekspor Indonesia ke China mencapai US$67,04 miliar, sementara impor dari China mencapai US$87,54 miliar, sehingga tercatat defisit perdagangan sebesar US$20,50 miliar. Bamsoet menyatakan bahwa besarnya impor ini menunjukkan peluang besar untuk mengarahkan hubungan dagang agar Indonesia memperoleh manfaat yang lebih besar dari proses industrialisasi dan rantai pasok yang ada.

Bamsoet menjelaskan bahwa kerja sama Indonesia-China kini sudah meluas hingga sektor investasi, infrastruktur, industri, energi, teknologi, ekonomi digital, pendidikan, kesehatan, pariwisata, pertanian, ekonomi hijau, kendaraan listrik, dan mineral strategis. Ia menyebutkan bahwa sektor mineral strategis dan kendaraan listrik menjadi peluang baru, mengingat Indonesia kaya akan nikel dan sumber daya untuk baterai, sementara Jiangxi memiliki basis manufaktur dan teknologi yang dapat dikembangkan. Bamsoet menekankan bahwa investasi harus dilakukan dari hulu ke hilir, memenuhi standar ekonomi hijau, dan didasarkan pada prinsip mutual benefit, rule of law, local value creation, sustainable development, dan shared prosperity.

Berita terkait