Hamas: Eskalasi Israel di Masjid Al-Aqsa Tak akan Ubah Karakter Islam Situs Itu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hamas menyatakan langkah-langkah baru Israel di Masjid Al-Aqsa tidak akan mengubah identitas Islam situs tersebut. Langkah-langkah tersebut termasuk memberi izin membawa buku doa Yahudi dan pelaksanaan doa bersama secara terorganisir di dalam kompleks masjid. Pernyataan ini dikeluarkan bertepatan dengan peringatan 57 tahun pembakaran situs suci pada 1969.
Kelompok Palestina menilai keputusan Menteri Keamangan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir untuk mengizinkan buku doa Yahudi masuk ke kompleks masjid dan memperbolehkan doa bersama di pelatarannya sebagai 'langkah eskalasi' yang menentang kesucian dan identitas sejarah Islam. Hamas menegaskan rencana Israel tidak akan berhasil melakukan Yahudisasi terhadap Masjid Al-Aqsa.
Menurut laporan media Israel, polisi Israel baru-baru ini mengizinkan sekelompok penganut Yahudi untuk membawa buku doa ke dalam kompleks masjid, setelah sebelumnya mengizinkan masuknya lembaran doa sejak Januari. Ben-Gvir mengonfirmasi langkah tersebut. Polisi Israel menyatakan pengelolaan situs dilakukan berdasarkan arahan politik, prosedur, dan penilaian situasi di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 13.08
AS Siap Dukung Pendanaan ISF di Gaza
Berita terkait
Keji! Drone Israel Hantam Kafe di Gaza, 6 Orang Tewas Termasuk Bocah
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.42
Menteri Israel Serukan Bunuh 40 Warga Gaza per Malam
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.50
32 Korban Kebiadaban Penjajah Israel Dibawa ke Luar Gaza
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.07
Trump Kritik Serangan Israel di Jalur Gaza
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.09