Hamas Sepakat Lucuti Senjata, Akankah Kesepakatan Ini Bertahan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hamas telah menyetujui perlucutan senjata total melalui kesepakatan dengan Dewan Perdamaian bentukan Donald Trump. Perjanjian ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari kelompok bersenjata kecil, diikuti oleh Hamas yang membongkar infrastruktur militer besar seperti terowongan dan gudang senjata. Namun, Israel belum memberikan tanggapan publik, sementara pejabat AS menyatakan kekecewaan jika Israel tidak menarik diri dari Gaza sesuai syarat kesepakatan.
Reaksi di Gaza tidak antusias karena kegagalan gencatan senjata sebelumnya. Kesepakatan ini menerapkan prinsip "tanpa kepercayaan" dengan verifikasi ketat, sehingga kedua pihak harus memenuhi kewajiban sebelum tahap berikutnya. Pertanyaan muncul mengenai kesiapan Israel untuk menarik pasukan dan proses serah terima kendali, termasuk zona penyangga.
Kesepakatan ini terjadi setelah Hamas memilih pemimpin baru, Khalil al-Hayya, dalam kondisi kemanusiaan kritis di Gaza. Sejak 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 73.000 orang menurut Kementerian Kesehatan Gaza. Kairo akan segera menjadi tuan rumah pertemuan mediator dari Mesir, AS, Qatar, dan Turki untuk membahas implementasi perjanjian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 15.16
Liga Arab Peringatkan Israel Tak Boleh Diizinkan Perluas Pendudukan Jalur Gaza
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 03.30
Mengapa Israel Tidak Senang dengan Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas?
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 15.58
Israel serang Gaza lagi meski sepakat lanjutkan gencatan senjata
Berita terkait
Menantu Trump Jared Kushner Lobi Israel untuk Rencana Perdamaian Gaza
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.28
72% Warga Palestina Tolak Pelucutan Senjata Hamas sebelum Penarikan Penuh Israel
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 18.28
Netanyahu Tolak 15 Poin Rencana Perdamaian Gaza Usulan Board of Peace
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 07.34
Qatar Serukan Dunia Tekan Israel yang Ogah Setop Serangan di Gaza
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.07