Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Mengapa Israel Tidak Senang dengan Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas?

Israel menunjukkan ketidakpuasan terhadap kesepakatan yang ditengahi AS di mana Hamas sepakat untuk membubarkan diri. Mantan duta besar Israel Alon Pinkas menyatakan bahwa Israel 'sama sekali tidak senang', terlihat dari peningkatan serangan di Gaza dalam 48 jam terakhir dan pengajuan keberatan resmi kepada Dewan Perdamaian Presiden Trump. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menganggap kesepakatan ini sebagai kegagalan besar, terutama karena menghadapi pemilihan umum pada Oktober mendatang.

Kesepakatan tersebut mengharuskan Israel untuk mundur ke zona penyangga 'Garis Kuning', mengizinkan bantuan kemanusiaan, dan menghentikan serangan, namun hal ini belum terjadi sejak pengumuman. Hamas menyatakan akan melucuti senjata jika Israel menghentikan serangan dan menarik diri dari Gaza, tetapi hambatan masih ada. Selain itu, Hamas mengaitkan pelucutan senjata berat dengan pembentukan negara Palestina, yang ditolak oleh pemerintah Israel saat ini.

Implementasi kesepakatan menghadapi tantangan besar, dengan kedua belah pihak memiliki syarat yang sulit dipenuhi. Situasi ini menandakan terobosan potensial namun kompleks dalam konflik Gaza, di mana kepatuhan terhadap kesepakatan masih belum jelas.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait